November 20, 2011 CSS – Put the artist on the web
Web 1.0 merupakan generasi pertama dari website yang lebih bersifat pajangan kertas-kertas di dunia maya, di mana konten yang ada di dunia maya semuanya dibuat dan dipasang oleh sang punya website. Web 1.0 merupakan hasil temuan dari Tim Berners Lee, dialah yang pertama kali berhasil membuat web client dan server pertama kali pada tahun 1990, dan sekarang Tim sendiri sebagai Director of W3C (World Wide Web Consortium), yang merupakan lembaga standarisasi web dunia.
Web 1.0 pada era awal kemunculannya menggunakan bahasa markup yang sederhana yang sekarang kita kenal dengan nama HTML, dan sekarang telah sampai pada versi HTML5. Perkembangan era web membuat berbagai standar muncul ke permukaan dunia web, yaitu XHTML, PHP, javascript, CSS dan lain-lain. Tetapi dalam tulisan ini kita akan mencoba membahas mengenai CSS (Cascading Style Sheet).
Sebelum membahas mengenai CSS mari kita lihat bagaimana website pada awal kemunculannya.
Seperti itulah website pada awal kemunculannya. Tahun demi tahun kemudian website itu pun berkembang, dan pada 17 desember 1996 W3C merilis CSS versi pertama dan dua tahun berselang akhirnya CSS resmi menggunakan internet media type (MIME Type) pada bulan Maret 1998, dengan RFC2318. Pada versi pertama yaitu CSS 1.0 memiliki dukungan sebagai berikut :
- pengaturan font seperti typeface dan emphasis
- warna pada teks, latar belakang dan elemen lainnya
- atribut dari teks, meliputi spasi antara kata, huruf dan baris kalimat
- alignment dari teks, image, tabel dan element lainnya
- Margin, border, padding, and positioning untuk kebanyakan elemen
- identifikasi unik dan klasifikasi umum dari sekumpulan atribut
Selanjutnya CSS 1.0 dikembangkan menjadi CSS 2.0 yang direkomendasikan pada tahun 1998, namun ini tidak bertahan lama dan akhirnya muncullah era CSS 2.1 sampai pada tahun 2011 melalui beberapa kali perbaikan hingga akhirnya sampai pada era CSS3. CSS3 sendiri sudah memasuki fase draft pada tahun 1999, namun W3C baru pada tahun 2011 merekomendasikan sekitar 50 modul CSS. Dari fase CSS2.1 hingga sekarang adanya CSS3 telah membuat tampilan sebuah website menjadi sangat indah berkat sentuhan para seniman web.
Tags: css, css3, web design
- 1 comment
- Posted under Uncategorized


Permalink #
auraman
said
bil ajarin web 2.0 yah
dan html 5 haha, singgah ke blog ku juga ya.. kangen akuu ma dirimuuu